Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Santuy Dengarkan Putusan Hakim Sambil Merokok, Terdakwa Narkorba Disemprot

Husna Rahmayunita Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:28 WIB

Santuy Dengarkan Putusan Hakim Sambil Merokok, Terdakwa Narkorba Disemprot
Terdakwa kasus narkoba dengarkan putusan sambil merokok. (dok.Beritabali.com)

Terdakwa pun menerima putusan.

SuaraBali.id - Momen tak biasa terjadi dalam sidang putusan kasus narkoba dengan terdakwa Rahmat Sukoco.

Dalam sidang yang digelar secara virtual telekonfens tersebut, terdakwa kedapatan merokok hingga membuat hakim bereaksi.

Kala itu, terdakwa yang mengenakan kemeja putih dan peci mengikuti sidang online dari Polsek Kuta Utara. Ia duduk sembari menatap layar monitor di depannya.

Namun sebelum mulai sidang hingga pembacaan putusan, Rahmat asyik menghisap rokoknya yang dipegangnya.

Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), melihat kejadian itu, hakim memberikan teguran kepada terdakwa.

"Kamu matikan dulu rokoknya. Kamu tahu ini lagi dibaca putusan," skata hakim Pasek dari Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (3/12/2020).

Hakim menyatakan Rahmat Sukoco bersalah menyimpan dan menyediakan narkotika jenis sabu 1,95 gram netto, sebagaimana tertuang dalam hukum pidana Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mengadili dan menghukum terdakwa pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar delapan ratus juta rupiah subsidier 3 bulan penjara," singkat haki, bacakan putusan.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa yang begitu santainya langsung mengatakan menerima.

Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Badung, Ni Putu Trisna Dewi yang sebelumnya menuntut penjara 6 tahun terhadap terdakwa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait