Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Kantongi Identitas Perampok Berjaket Ojol di SPBU Benoa

Husna Rahmayunita Kamis, 12 November 2020 | 14:15 WIB

Polisi Kantongi Identitas Perampok Berjaket Ojol di SPBU Benoa
Aksi perampokan pria berjaket ojol di SPBU Benoa, Denpasar. (Instagram)

"Identitas sudah dikantongi dan semoga bisa segera terungkap," ujar Jansen.

SuaraBali.id - Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan pria berjaket ojek online (ojol) di sebuah SPBU Benoa , Denpasar, Bali menggegerkan warga.

Pelaku menodongkan senjata api (senpi) kepada tiga orang petugas SPBU yang tengah berjaga lalu membawa kabur sebuah tas.

Aksi tersebut terekam CCTV dan videonya viral di media sosial. Polisi pun turun tangan. Polresta Denpasar saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Dari rekaman CCTV tersebut, pria ini menggunakan seragam menyerupai seragam ojek online, dan menodongkan sesuatu yang belum dapat dipastikan itu apa tapi diduga itu senjata api," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, (11/11/2020) sekitar pukul 13.40 Wita di sebuah SPBU yang beralamat di Jalan Pelabuhan Benoa.

Jansen mengungkapkan setelah kejadian tersebut pemilik SPBU langsung melaporkan ke Polda Bali dan diteruskan ke Polsek Denpasar Selatan.

Aksi perampokan pria berjaket ojol di SPBU Benoa, Denpasar. (Instagram/@denpasar.viral)
Aksi perampokan pria berjaket ojol di SPBU Benoa, Denpasar. (Instagram/@denpasar.viral)

Ia menjelaskan bahwa beberapa saksi juga sudah diambil keterangannya, demikian juga dengan beberapa alat bukti lainnya, seperti rekaman CCTV.

Selanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan pergerakan pria tersebut saat sebelum dan sesudah tiba di SPBU.

"Identitas sudah dikantongi dan semoga bisa segera terungkap. Selanjutnya, peristiwa ini semoga jadi yang terakhir. Melihat kejadian ini, perlunya tempat usaha melengkapi dengan CCTV. Dengan demikian para pelaku yang berniat melakukan kejahatan berpikir dahulu," katanya.

Kapolresta mengatakan kerugian dari peristiwa tersebut yang dibawa oleh tersangka yaitu sebanyak Rp3.150.000 yang merupakan hasil penjualan di SPBU tersebut.

Selain itu, salah satu pegawai SPBU yang berada di TKP bernama Indrayani mengatakan terkejut ketika ditodong pistol oleh pria tersebut.

"Kita pikir dia mau nanya alamat, tapi dia langsung menodongkan pistol. Kita kaget dan langsung lari menyelamatkan uang yang kita bawa. Ciri-cirinya, dia pake jaket ojek online tapi kita gak bisa memastikan karena bisa jadi dia nyamar," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa kondisi di sekitar lokasi kejadian sangat sepi dan tidak ada kendaraan yang lewat. Setelah berteriak meminta tolong, baru ada pengendara-pengendara lain membantu petugas SPBU. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait