Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polda Bali Panggil Terlapor Dugaan Penganiayaan Terhadap AWK

Husna Rahmayunita Rabu, 11 November 2020 | 12:27 WIB

Polda Bali Panggil Terlapor Dugaan Penganiayaan Terhadap AWK
Komponen Rakyat Bali mendampingi terlapor kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan AWK di Polda Bali, Rabu 11/11/2020). (Suara.com/Silfa)

Adi mengatakan pihaknya belum mengetahui maksud pemanggilan kali ini.

SuaraBali.id - Kasus dugaan penganiayaan terhadap anggot DPD RI asal Bali Bali, Arya Wedakarna alias AWK berbuntut panjang.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Bali memanggil pihak terlapor dugaan kasus penganiayaan tersebut, Rabu (11/11/2020) pukul 10.00 WITA.

Tim Hukum Komponen Rakyat Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto mengatakan, pihaknya memberikan pendampingan kepada terlapor dalam agenda pemanggilan pagi ini.

"Ya kami Tim Hukum Komponen Rakyat Bali mendampingi pemanggilan pertama terhadap klien kami. Mujar Adi, saat ditemui SuaraBali.id di Polda Bali.

Kendati begitu, Adi mengatakan pihaknya belum mengetahui maksud pemanggilan kali ini.

"Masih klarifikasi dan belum tahu ini pemanggilan karena apa dan kenapa, hari lalu kami terima surat pemanggilannya dan kami koperatif datang memenuhi panggilan sekarang," sambungnya.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa elemen masyarakat Hindu Bali mengenai pernyataan kontroversial AWK, di Gedung Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Denpasar, Bali, berujung laporan polisi.

Senator Bali, Arya Wedakarna, yang merasa dirinya dipukul dan dianiaya hingga melaporkan kasus ini ke Ditreskrimum Polda Bali, pada Rabu (28/10/2020) lalu.

Mantan coverboy  itu datang ke Polda Bali dengan menyerahkan sejumlah barang bukti, berupa video, barang yang dirusak hingga hasil visum dari RS Polri Trijata, melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Bali.

Arya Wedakarna dipukul pendemo. (Instagram/@denpasar.viral)
Arya Wedakarna dipukul pendemo. (Instagram/@denpasar.viral)

AWK berharap Polda Bali segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait