Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan Napi Reaktif Covid-19, Lapas Kerobokan Lockdown

Husna Rahmayunita Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:08 WIB

Puluhan Napi Reaktif Covid-19, Lapas Kerobokan Lockdown
Ilustrasi penjara (Shutterstock).

Ada beberapa WBP di Blok B Sanur mengeluh sakit demam.

SuaraBali.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Bali menerapkan lockdown usai puluhan napi dinyatakan terpapar Covid-19. Lockdown tersebut dilakukan hingga kini.

Puluhan warga binaan permasyarakatan (WBP) dinyatakan reaktif Covid-19 selepas menjalani rapid tes massal.

Hal ini dibenarkan Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Yulius Sahruzah. Ia mengatakan beberapa WBP sempat mengeluh sakit dua pekan kemarin.

"Ada beberapa WBP di Blok B Sanur mengeluh sakit demam," ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).

Yulius mengatakan keluhan itu diterima dari dokter lapas. Dilaporkan ada sekitar empat atau lima orang warga binaan yang demam.

"Bahkan ada beberapa orang yang kehilangan indra pengecap," bebernya.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung melakukan rapid test massal. Setidaknya ada 100 orang WBP yang mengikuti rapid test massal.

"Setelah rapid test, ada 21 orang yang reaktif. Yang reaktif kami pisahkan. Tapi mereka ini sehat tidak ada keluhan sakit," imbuhnya.

Rapid test massal masih dilakukan hingga kemarin. Tak hanya warga binaan, petugas lapas juga turut dites.

"Jumlah warga binaan per hari ini 1.315 orang. Semuanya dirapid termasuk petugas, kemungkinan selesai rapid test massal itu besok (Rabu)," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait