Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bangkit dari Keterpurukan, Wisata Klungkung Bali Lakukan Gerakan BISA

Dythia Novianty Minggu, 18 Oktober 2020 | 10:06 WIB

Bangkit dari Keterpurukan, Wisata Klungkung Bali Lakukan Gerakan BISA
Gerakan BISA atasi keterpurukan wisata Bali. [BeritaBali.com/Ist]

Kegiatan ini sebagai bagian dari sapta pesona yang mendukung destinasi wisata yang ada di Kabupaten Klungkung.

SuaraBali.id - Bali berusaha bangkit dari keterpurukan setelah terhantam Pandemi Covid-19. Salah satunya melalui gerakan BISA di wisata Klungkung.

Semangat Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat Aman), dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk menyambut adaptasi kebiasaan di Destinasi Wisata dengan Penerapan Protokol Kesehatan.

Turut hadir Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya. M.M., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung A. A Gede Putra Wedana serta undangan terkait lainnya.

Mengawali sambutan selamat datangnya, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bagian dari sapta pesona yang mendukung destinasi wisata yang ada di Kabupaten Klungkung khususnya Pura Goa Lawah, Sabtu (17/10).

Berbicara masalah penanganan sampah, Bupati Suwirta langsung memperkenalkan inovasi program Pemkab Klungkung, yakni TOSS Center yang nantinya tempat itu bisa terintegrasi dan juga bisa menjadi tempat wisata.

Selain itu, Bupati Suwirta juga menambahkan ada inovasi lain yang tercipta dari idenya sendiri yakni Gema Tansaplas (Gerakan Masyarakat Puputan Sampah Plastik).
Menurut Bupati, pariwisata tidak bisa lepas dari kebersihan dan keindahan, oleh sebab itu apa yang dilakukan hari ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat khususnya kesadaran untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan indah.

"Mari jadikan kegiatan ini sebagai bentuk kesadaran betapa pentingnya menjaga kebersihan itu dengan tetap selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujar Bupati Suwirta dilansir laman Berita Bali.com, Minggu (18/10/2020).

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menyampaikan tujuan dari kegiatan ini yakni menyambut adaptasi kebiasaan di Destinasi Wisata dengan Penerapan Protokol Kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga menambahkan dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini, semakin menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan terutama di tempat destinasi wisata.

“Saya apresiasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemkab Klungkung untuk mempersiapkan Destinasi Wisata yang bersih dan asri,” ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait