Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditahan di Bali karena Paspor Palsu, Warga Nigeria Akhirnya Dideportasi

Husna Rahmayunita Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:56 WIB

Ditahan di Bali karena Paspor Palsu, Warga Nigeria Akhirnya Dideportasi
WN Nigeria dideportasi dari Bali gegara bawa paspor palsu. (Antara/HO-Humas Kemenkumham Bali).

Ternyata Awok Ayoola Kelvin juga memiliki dua paspor lainnya.

SuaraBali.id - Awok Ayoola Kelvin, warga negara asing (WNA) asal Nigeria dideportasi dari Bali karena terciduk menggunakan paspor palsu.

Ia yang telah ditahan dua tahun di Bali dipulangkan ke negara asalnya.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma.

"Waktu dia datang saat pemeriksaan di konter imigrasi dia menunjukkan paspor Perancis yang ternyata palsu," ujarnya di Denpasar, Rabu (14/10/2020).

Ia mengatakan setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ternyata Awok juga memiliki dua paspor lainnya.

Pria berusia 30 tahun tersebut kemudian ditahan di rumah detensi imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Petugas mengonfirmasi ke perwakilan negara kalau Awok hanya diakui sebagai warga negara Nigeria.

"Dia punya tiga paspor, yaitu Perancis, Nigeria dan Afrika Selatan. Namun, yang asli hanya paspor Nigeria," ucap Surya.

Selanjutnya, Awok dideportasi melalui TPI Soekarno Hatta menggunakan maskapai Ethiopia Airlines, Selasa (13/10).

Warga asing tersebut berada di detensi Rudenim Denpasar sejak 13/11/2018 karena melanggar Pasal 119 ayat (2) UU No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait