Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soroti Demo Tolak Omnibus Law, Gubernur Koster: Menyimpang dari Substansi

Husna Rahmayunita Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Soroti Demo Tolak Omnibus Law, Gubernur Koster: Menyimpang dari Substansi
Gubernur Bali I Wayan Koster (Antara foto)

Koster menyambut baik penyampaian aspirasi dari serikat buruh di Bali yang dilakukan secara sopan santun.

SuaraBali.id - Gubernur Bali I Wayan Koster buka suara terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR dan pemerintah, Senin (5/10/2020).

Koster membuka dialog dengan perwakilan Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP Par) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bali terkait peraturan tersebut, Senin (12/10).

Dialog ini berlangsung secara kekeluargaan dan menghasilkan pemahaman yang positif antara serikat pekerja dengan pemangku kepentingan di daerah.

Dalam dialog tersebut, Koster menyambut baik penyampaian aspirasi dari serikat buruh di Bali yang dilakukan secara sopan santun tanpa demo karena baginya hal itu dapat memicu penyebaran Covid-19.

Orang nomor satu di Pulau Dewata itu menilai sejumlai aksi demo justru menyimpang dari substansi isi UU Cipta Kerja.

"Saya lihat beberapa aksi di luar justru telah menyimpang dari substansinya itu sendiri, sehingga apa yang menjadi tujuan aksi tak tercapai," ujar Koster.

Menurut dia, dengan pertemuan semacam ini, pembicaraan bisa lebih menyentuh pada substansi isi UU dan bukan hal-hal di luar UU itu sendiri.

Tak cukup sampai di situ, Koster meminta serikat pekerja untuk melihat sisi positif dari Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Di antaranya bagaimana UU ini mencoba menyederhanakan dan mensinkronkan UU pada sejumlah sektor yang saling berkaitan.

"Secara substansi, saya sudah berdiskusi dengan ahli hukum yang ada di Bali," ucap Koster.

Baca Juga

09:26 WIB
Peringatan 18 Tahun Bom Bali

Peringatan 18 Tahun Bom Bali

Sejumlah warga, wisatawan dan keluarga korban peristiwa yang menewaskan 202 orang tersebut mendatangi kawasan monumen itu untuk berdoa dan meletakkan karangan bunga

Selengkapnya

Komentar

Berita Terkait