Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Baik! 138 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Bali Sembuh

Husna Rahmayunita Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:51 WIB

Kabar Baik! 138 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Bali Sembuh
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sementara kasus aktif menjadi 1.125 orang.

SuaraBali.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bali mengumumkan penambahan pasien sembuh dari virus corona.

Setidaknya ada 138 pasien di Pulau Dewata yang dinyatakan sembuh dari virus corona hingga Jumat (9/10/2020) pukul 18.00 WITA.

Dikutip dari Kabarnusa.com, (jaringan Suara.com), kendati begitu kasus positif Covid-19 juga mengalami penambahan. Ada 138 orang terjangkit virus corona melalui transmisi lokal, sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah empat orang.

“Jumlah kasus secara kumulatif yakni terkonfirmasi positif 9.897 orang, sembuh 8.455 orang (85,43%), dan meninggal dunia 317 orang (3,20%),” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Provinsi Bali, Jumat (9/10).

Sementara kasus aktif menjadi 1.125 orang (11,37%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Diterangkan, upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Dewa Indra menuturkan untuk memutus rantai penularan Covid-19 maka keramaian dalam bentuk tajen disetiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait