Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kunjungan Wisman Anjlok 99 Persen, Bali Rugi Rp9 Triliun per Bulan

Husna Rahmayunita | Mohammad Fadil Djailani Rabu, 07 Oktober 2020 | 17:58 WIB

Kunjungan Wisman Anjlok 99 Persen, Bali Rugi Rp9 Triliun per Bulan
Wisata Bali (pixabay)

Kemorosotan kunjungan turis mancanegara tersebut bahkan mencapai 99 persen.

SuaraBali.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan bagi sektor ekonomi dan pariwisata Bali.

Ia mengatakan, perekonomian Provinsi Bali babak belur dihajar pandemi virus tersebut karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Bali anjlo.

Kemorosotan kunjungan turis mancanegara tersebut bahkan mencapai 99 persen.

"Provinsi Bali yang sangat tergantung dari sektor pariwisata di mana kunjungan Wisman berkurang hingga 99 persen," kata Luhut dalam sebuah konferensi pers virtual, Rabu (7/10/2020).

Akibatnya kata dia, Bali merugi sekitar Rp 9 triliun per bulan, pertumbuhan ekonominya juga pada triwulan 1 tahun ini -1,14 persen dan merosot ke angka -10,98 persen pada triwulan kedua.

"Dan triwulan 2 tahun 2020 Ini masalah besar yang harus dihadapi dan lebih 100.000 tenaga kerja sektor formal mengalami pemutusan hubungan kerja baik itu pemandu wisata nelayan buruh wisata pedagang dan sebagainya untuk memperbaiki kondisi tersebut," katanya.

Maka dari itu salah satu langkah yang saat ini ditempuh adalah bagaimana segera menyelamatkan perekonomian nasional dari pandemi lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya melalui taman terumbu karang Indonesia (ICRG).

"Hari ini pemerintah Indonesia meluncurkan program Ekonomi nasional Padat Karya melalui restorasi terumbu karang yang dipusatkan pada perairan Nusa Dua di samping daerah lainnya Sanur Serangan," katanya.

Luas lahan yang mengalami restorasi kata dia luasnya mencapai 50 hektar, ini merupakan kegiatan restorasi terumbu karang yang terluas terbesar yang pernah dilakukan Indonesia.

"Dan ini berlanjut dan saya sudah laporkan ke presiden tahun depan kalau bisa kita melakukan mungkin beberapa ratus hektar lagi untuk Terumbu replanting terumbu karang Ini," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait