Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bali Terpilih Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Husna Rahmayunita Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:13 WIB

Bali Terpilih Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin Covid-19, Ini Alasannya
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Dengan adanya simulasi ini, Indonesia membuktikan kepada masyarakat dan dunia kalau siap untuk memerangi virus Covid-19.

SuaraBali.id - Kementerian Kesehatan memilih Provinsi Bali sebagai tempat uji coba penyuntikan vaksin Covid-19.

Bali menjadi lokasi yang kedua setelah Kabupaten Bogor untuk pengujian vaksin Covid-19.

Simulasi penyuntikan di Pulau Dewata dilakukan di Puskesmas 1 Abiansemal, Kabupaten Badung, Senin (5/10/2020).

Kemenkes melakukan simulasi penyuntikan dengan pengecekan kesiapan tim ke Puskesmas 1 Abiansemal, Badung terlebih dahulu dilakukan dengan protokol kesehatan, antara lain mencuci tangan dan cek suhu tubuh.

Petugas yang telah melakukan pengecekan terhadap para pasien tersebut, lantas membawa satu persatu pasien ke dalam ruangan pemeriksaan untuk dilakukan tes Covid-19.

Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes M. Budi Hidayat mengatakan simulasi ini untuk melakukan pengecekan dan kesiapan tenaga medis di Bali dalam melakukan penyuntikan vaksin Covid-19.

"Simulasi pemberian vaksin Covid-19 ini nantinya akan diuji coba kepada masyarakat umum dan tenaga medis," ujarnya.

Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]
Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]

Dengan adanya simulasi ini, Indonesia membuktikan kepada masyarakat dan dunia kalau siap untuk memerangi virus Covid-19.

"Vaksin memang sampai saat ini belum ada dan diharapkan nanti vaksin tersebut bisa menjadi obat ampuh untuk penyembuhan virus Covid-19 yang melanda dunia," katanya.

Budi Hidayat menjelaskan simulasi ini mencontohkan pada saat pasien datang, mereka mencuci tangan, kemudian dicek tubuh dan dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh tim medis yang akan memberikan vaksin Covid-19 kepada mereka.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait