Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditutup Lagi, Omzet Pengusaha Restoran di Tabanan Bali Turun 75 Persen

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 25 September 2020 | 15:53 WIB

Ditutup Lagi, Omzet Pengusaha Restoran di Tabanan Bali Turun 75 Persen
Suasana di Tabanan Bali (Antara)

Karena restoran miliknya sempat tutup total pada awal masa pandemi di Tabanan.

SuaraBali.id - Pengusaha restoran dan pariwisata di Tabanan, Bali mengeluhkan omzet yang terus turun selama pandemi corona. Bahkan sampai 75 persen kerugian mereka dibanding hari biasa.

Pemilik restoran di Kabupaten Tabanan, Agus Prianta, menjelaskan kondisi saat ini membuat usahanya cukup terpukul.

Karena restoran miliknya sempat tutup total pada awal masa pandemi di Tabanan.

"Sampai saat ini meski pandemi masih terjadi di Tabanan, saya masih bisa berjualan dengan menerapkan protokol kesehatan, disyukuri saja, meski omzet penjualan turun hingga 75 persen," ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali, menutup fasilitas publik di wilayahnya untuk sementara waktu akibat kasus COVID-19 meningkat. Penutupan ini dilakukan bukan pertama kali.

Untuk mewaspadai kasus penyebaran makin meningkat, maka objek wisata, kafe, atau restoran, dan fasilitas publik lainnya, ditutup sesuai Peraturan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti Nomor 10 Tahun 2020 tentang Paket Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

"Kasus penyebaran COVID-19 di Tabanan kian hari kian meningkat dengan penularan terbanyak dari transmisi lokal," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Tabanan, Putu Dian Setiawan, di Tabanan, Jumat (25/9/2020).

Dalam peraturan bupati yang ditindaklanjuti oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan itu, ia mengaku keputusan untuk melakukan penutupan fasilitas publik itu akhirnya ditempuh, karena kasus transmisi lokal COVID-19 yang semakin tinggi.

"Penutupan dan penghentian sementara kegiatan masyarakat di Tabanan bertujuan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 di daerah ini," ujarnya.

Ia menambahkan penutupan fasilitas umum akan dikembalikan seperti sediakala bila kasus penyebaran COVID-19 di Tabanan menurun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait