Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Sebut Ada 6 Daerah Berpotensi Diterjang Tsunami, Sampai 20 Meter?

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 25 September 2020 | 14:15 WIB

BMKG Sebut Ada 6 Daerah Berpotensi Diterjang Tsunami, Sampai 20 Meter?
Riset tsunami 20 meter dari jurnal Ilmiah Nature (nature.com)

Potensi tsunami itu dapat terjadi di sepanjang daerah pertemuan lempeng tektonik.

SuaraBali.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membuka ada ada 6 daerah yang mempunyai potensi diterjang tsunami besar. Ini menyusul adanya riset yang menjelaskan kemungkinan tsunami 20 meter terjang pesisir selatan Pulau Jawa.

Potensi tsunami itu dapat terjadi di sepanjang daerah pertemuan lempeng tektonik.

Mulai dari Laut Andaman di bagian Tenggara Pulau Sumatera, di Simeulue, Nias, Mentawai, Enggano hingga ke bagian selatan Jawa sampai ke Nusa Tenggara.

Daerah-daerah tersebut semuanya memiliki potensi sumber gempa yang dapat menimbulkan tsunami.

Potensi tsunami tersebut dapat diketahui melalui berbagai hasil riset terhadap temuan-temuan endapan tsunami di masa lampau.

"Jadi dari endapan-endapan tersebut bisa diketahui bahwa suatu daerah pernah terjadi tsunami. Itu sudah dihitung dating dengan karbon sehingga bisa ketahuan diendapkan tahun berapa itu. Artinya di situ pernah terjadi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, dalam keterangan persnya, Jumat (25/9/2020).

Namun potensi tsunami bisa terjadi di banyak wilayah Indonesia, di sepanjang jalur pertemuan lempeng yang terdapat potensi sumber gempa di dalam laut.

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak daerah pertemuan lempeng, sehingga potensi tsunami dapat saja terjadi di banyak tempat.

"Jadi ancaman tsunami tidak hanya di selatan Jawa. Di sepanjang jalur pertemuan lempeng, di mana itu ada sumber gempa dan itu di laut sumber gempanya dengan magnitude besar, ya itu bisa berpotensi tsunami," kata Rahmat Triyono.

Terkait gempa-gempa besar yang dapat menimbulkan tsunami, ia mengatakan gempa-gempa tersebut memiliki periode kejadian hingga ratusan tahun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait