Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diduga Terdesak Ekonomi,Warga Kerobokan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Husna Rahmayunita Rabu, 22 Juli 2020 | 13:11 WIB

Diduga Terdesak Ekonomi,Warga Kerobokan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
Ilustrasi Bunuh diri (Unsplash/Eva Blue)

Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan di tubuh korban.

SuaraBali.id - Warga Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung digegerkan dengan penemuan jasad laki-laki paruh baya yang tewas dengan cara gantung diri pada Senin (20/7/2020) sekitar pukul 7/30 WITA.

Korban diketahui berinisial INA (51). Diduga, kematian pria paruh baya tersebut lantaran terdesak masalah ekonomi.

Kasubag Humas Polres Badung Iptu Gede Oka Bawa menjelaskan kasus gantung diri terungkap setelah jajaran Polsek Kuta Utara menerima informasi dari warga.

Mendapat laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak menuju TKP untuk mengumpulkan informasi terkait penyebab kematian korban.

Petugas kemudian memeriksan sejumlah saksi, diantaranya Agus Novianta Adi Putra (27) dan Eva (25).

Dari keterangan saksi Agus, diperoleh informasi bahwa saat kejadian pihak keluarga sedang melaksanakan acara melaspas rumah saudara.

Tetapi kata saksi Agus, sosok INA tidak terlihat dalam acara tersebut. Ia lalu masuk ke kamar koban untuk memberikan makanan.

Namun seketika dibuat syok melihat korban sudah dalam posisi tergantung diri di dalam kamar mandi rumahnya yang beralamat di Lingkungan Muding Buit Kelod, Br Muding Kelod Gang Nakula, Kerobokan Kaja.

Korban gantung diri dengan mengunakan tali nilon warna coklat dengan ukuran 2 meter.

Saat itu, lanjut saksi Agus, korban memakai baju warna hitam, celana pendek warna abu- abu. Sementara posisinya menghadap utara.

"Menurut keterangan saksi keluarga, korban diduga gantung diri karena terhimpit pada masalah ekonomi," ujar Iptu Oka seperti dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com, Selasa (22/7).

Iptu Oka mengatakan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga korban juga tidak melakukan tuntutan atas peristiwa tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait