Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menpora Minta Lintasan Atletik NTB Direnovasi Agar Muncul 'Zohri Baru'

Arief Apriadi Kamis, 26 November 2020 | 16:15 WIB

Menpora Minta Lintasan Atletik NTB Direnovasi Agar Muncul 'Zohri Baru'
Juara dunia atletik nomor Lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri (kedua kanan) mendapat sambutan dari Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7). [Antara/Muhammad Iqbal]

Zainudin Amali menyampaikan hal itu saat meninjau Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram.

SuaraBali.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta lintasan atletik di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk segera perbaiki. Renovasi sarana dan prasarana itu diharapkan bisa memunculkan 'Zohri baru'.

Hal itu disampaikan Zainudin Amali saat meninjau Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram, Selasa (24/11/2020). Menurutnya, stadion atletik di sana perlu perbaikan.

NTB sendiri diketahui sebagai salah satu kawasan yang terkenal mampu menelurkan para atlet atletik terbaik di negeri ini, khususnya di nomor lari jarak pendek (sprint).

"Saya pikir NTB adalah salah satu sumber atlet nasional. Mayoritas atlet dari sini adalah atletik," kata Menpora Zainudin Amali dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (26/11/2020).

"Atlet yang disini sudah berkontribusi, mengibarkan bendera merah putih di event-event olahraga, termasuk Lalu Muhammad Zohri yang berhasil menjadi juara dunia."

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat meninjau Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram, Selasa (24/11/2020). [Dok. Kemenpora]
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat meninjau Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram, Selasa (24/11/2020). [Dok. Kemenpora]

Salah satu atlet terbaik NTB adalah Lalu Muhammad Zohri. Sprinter muda asal Lombok itu telah meraih berbagai presatasi dunia.

Zohri berhasil meraih medali emas nomor lari 100 meter putra pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Finlandia pada 2018.

Dia juga jadi atlet Indonesia pertama yang memastikan diri lolos ke Olimpiade Tokyo setelah mencatatakan waktu 10.03 detik di ajang Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019, 19 Mei tahun lalu.

Catatan waktu itu tak hanya membuatnya lolos otomatis ke Olimpiade Tokyo karena melewati limit yakni 10,05 detik. Namun, dia juga mendapat medali perunggu di Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019.

Dalam peninjauannya, Zainudin Amali memberikan perhatian khusus mengenai lintasan atletik. Sebab, lintasan tempat Zohri berlatih dahulu cukup memprihatinkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait