Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Toya Devasya Kintamani Hadirkan Suasana Pegunungan di Bali

M. Reza Sulaiman Senin, 16 November 2020 | 17:35 WIB

Toya Devasya Kintamani Hadirkan Suasana Pegunungan di Bali
Toya Devasya Kintamani. (Suara.com/Silfa)

Ingin merasakan pengalaman berlibur dengan suasana pegunungan di Bali? Datang saja ke Toya Devasya Resort di Kintamni.

SuaraBali.id - Ingin merasakan pengalaman berlibur dengan suasana pegunungan di Bali? Datang saja ke Toya Devasya Resort di Kintamni.

Letaknya persis di tepi Danau Batur kawasan Geopark Batur Kintamani yang menawarkan keindahan pemandangan gunung yang indah. Siap-siap pakai baju panjang dan jaket khususnya di malam hari karena sejuknya hawa di sana.

Suara Bali mendapat kesempatan merasakan keseruan bermalam di resort mewah dengan fasilitas hotel berbintang ini, Sabtu (14/11/2020).

Disambut dengan keranjang berisi buah jeruk Kintamani di meja dengan kursi santai yang nyaman di depan teras, kemudian ruang TV dengan sofa empuk di luar kamar utama, dan taman serta kolam renang outdoor pribadi menjadi spot paling bikin tak mau keluar vila.

Ada juga kolam renang pribadi di tiap vila Toya Devasya Kintamani, dilengkap dengan pancuran air panas bersumber dari mata air gunung batur langsung, dijamin puas berenang seharian dalam vila lho.

Memasuki kamar utamanya, pengunjung mendapatkan TV di kamar, lengkap dengan sofa lebar nan empuk untuk menonton tepat di samping kasur king size yang tidak kalah bikin nyaman dan tidur lelap.

Tidak sampai di situ, fasilitas mewah juga akan Anda dapati di kamar mandi. Ada bath up, shower dan area batu alam tanpa atap yang cocok untuk area berjemur. Tidak lupa meja rias dan lemari pakaian yang menyediakan fasilitas baju handuk hingga mini bar tepat di depan kamar mandi.

Untuk tamu vila apalagi tamu premium resort, Anda bisa menikmati fasilitas Toya Devasya lainnya antara lain, 7 kolam hot spring, 1 kolam renang air hangat olympic size, 2 unit waterbom spiral slide dan sebuah anjungan watersport untuk menjelajah danau.

Ada 3 type vila di Tiya Devasya,, pertama Deluxe Rp. 3.500.000,- per malam sudah termasuk dinner dan breakfast untuk 2 orang. Type Honeymoon Rp. 5.000.000,- per malam, dinner dan Breakfasy untuk 2 orang dan Type Family Rp. 6.000.000,- per malam, terdapat dua kamar tidur, dan dapat Dinner dan Breakfast untuk 4 orang.

Putu Astiti Saraswati, selaku Direktur Utama Toya Devasha, menuturkan sudah siap 100 persen untuk sambut turis lokal dan mancanegara, setelah lakukan beberapa perbaikan dan renovasi beberapa waktu lalu.

"Ya sempat tutup saat Bali lockdown pada April dan Mei dan kami manfaatkan untuk beberapa penambahan pipa untuk area hot spring, namun kami sudah buka kembali pertengahan Juni dan terapkan protokoler kesehatan selama pandemi," kata perempuan yang disapa Ayu ini.

Ia menuturkan sejak Juni hingga Oktober pengunjung tidak sampai 10 persen dari biasanya. Sebelum pandemi menurutnya pengunjung bisa mencapai 600 hingga 800 orang, namun sekarang hanya 60 orang.

"Belakangan makin meningkat, dibantu dengan kunjungan Ashanti-Anang dan Aurel serta Aurel yang juga ikut berkunjung turut promosikan Toya Devasya hingga belakangan kunjungan meningkat 100 orang perhari," jelasnya.

Ia pun menyampaikan selama pandemi, Toya Devasya mewajibkan pengunjung untuk mengikuti protokoler kesehatan dengan memakai masker juga diwajibkan cuci tangan di tempat yang sudah tersedia dengan sabun dan air mengalir. Disamping juga pemeriksaan suhu tubuh.

Jika ditemukan pengunjung yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celsius, dilakukan asistensi oleh petugas poli klinik Toya Devasya selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kintamani.

Sementara itu Manager Operasional Toya Devaaya, Bambang Irian, menambahkan, pengunjung yang lalui prosedur kesehatan, selanjutnya melakukan pembelian tiket paket restoran di loket yang telah disediakan.

Pengunjung akan diberikan paket gelang sebagai pengganti uang.

Pengunjung juga diimbau memperhatikan physical distancing. Baik saat berada di ruang ganti, kolam, ataupun kamar mandi. Pun saat berada di restoran.

Bambang mengatakan, pengunjung yang hendak makan, diwajibkan mencuci tangan ditempat yang telah tersedia.

Setelah pengunjung menikmati hidangan, petugas Toya Devasya melakukan pembersihan dan penyemprotan pada setiap meja makan dengan menggunakan disinfektan.

Pemesanan makanan ataupun minuman oleh pengunjung tetap dilakukan secara bergiliran. Setiap meja tempat makan sudah diberikan tanda silang, untuk mengatur jarak. Kolam yang disediakan kepada pengunjung juga dibatasi maksimal 25 orang.
"Dengan dilakukan simulasi protokol kesehatan ini, diharapkan pengunjung mampu menerapkannya dan mencegah penyebaran Covid- 19," kata Bambang.

Pengalaman seru glamping di Toya Devasya

Tidak hanya vila super mewah, untuk Anda yang ingin mendapatkan pengalaman camping dan glamping di pinggir danau dengan pemandangan bukit dan gunung saat bangun pagi, bisa memesan kamar superior tent di Toya Devasya.

Executive tent menawarkan privasi camping dengan tempat tidur dan ruang ngobrol serta lampu hias dan meja di dalam tenda, kemudian kursi dan meja santai di depan tenda dan tenda dengan pembatas untuk menjaga privasi pengunjung. Sedangkan superior tent menawarkan keseruan camping alami matras dan sleeping bed dan tenda berbaur dengan tenda lainnya.

Untuk harga executive tent tent Rp 600.000 perorang sudah termasuk dinner dan breakfast dan superior tent Rp 500.000 perorang sudah termasuk dinner dan breakfast serta api unggun dan menikmati fasilitas wahana hingga hot spring di Toya Devasha.

"Untuk tamu yang ingin merasakan candilac dinner di pinggir pantai saat camping, Toya Devasya juga menyediakan makan malam spesial berdua secara privat dengan menu sesuai permintaan," kata Manager Operasional Toya Devasya, Bambang Irian.

Ia menambahkan ada 25 tent superior dan bisa ditambah sesuai permintaan customer karena biasanya dipakai untuk acara gathering, kegiatan outing dan lain-lain. Sedangkan executive tent ada 17 tenda untuk saat ini.

"Berada di tengah alam nan asri dan sejuk, pemandangan gunung, bukit dan danau, kami ingin menawarkan pengalaman menginap pada pengunjung senatural mungkin dan dekat dengan alam," tutupnya.

Kontributor : Silfa

Baca Juga

Berita Terkait