Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kritikan Pedas Gelandang Asing Bali United soal Nasib Liga 1

Rauhanda Riyantama Selasa, 06 Oktober 2020 | 11:37 WIB

Kritikan Pedas Gelandang Asing Bali United soal Nasib Liga 1
Brwa Nouri saat menghadiri sesi konferensi pers jelang lawan Ceres Negros di Piala AFC 2020. (Dok. Bali United)

Lanjutan Liga 1 2020 seharusnya digelar 1 Oktober lalu, namun ditunda.

SuaraBali.id - Gelandang Bali United, Brwa Nouri, turut buka suara soal nasib kelanjutan Liga 1 2020. Pemain 33 tahun itu sampai-sampai menumpahkannya lewat curhatan yang berapi-api.

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Nouri menulis pesan terbuka pada pengelola Liga 1. Isinya adalah kritikan pedas soal masa depan sepak bola Indonesia dan para pemain yang tak kunjung mendapat kejelasan.

''Pandemi ini telah mempengaruhi banyak kehidupan. Orang-orang kehilangan orang yang mereka cintai, kehilangan nyawa, kehilangan pekerjaan, pekerjaan, dan mengalami depresi. Itu telah memengaruhi saya dan rekan-rekan saya di sepakbola juga. Liga masih belum dimulai meskipun janji telah dibuat. Tampaknya kami mendapatkan berita berbeda setiap hari tentang kapan itu akan dimulai,'' tulis Nuori.

''Apa yang saya pahami sekarang adalah, sudah jelas tentang apa itu. Dan pandemi hanyalah sesuatu yang harus disalahkan. Memalukan! Itu memalukan!.''

''Pertanyaannya adalah: Apakah ini menempatkan Indonesia dalam peta sepakbola internasional? (Ya, tapi dengan cara yang negatif) Apakah itu membantu sepak bola Indonesia berkembang? Apakah Anda memberikan teladan bagi anak-anak, orang-orang, dan seluruh dunia. Apakah Anda menangani ini seperti Anda sendiri ingin ditangani? Menurut Anda, apakah saya dan rekan kerja saya merasa dihargai, dipahami, atau Anda peduli dengan kami? Ataukah kamu akan menjawab apa yang selalu kamu jawab "ini indonesia"?.''

''Satu hal yang pasti, setelah menangani krisis dengan cara ini: Indonesia tidak akan menjadi tempat yang menarik bagi para pesepakbola untuk didatangi, juga tidak akan menjadi tempat yang aman untuk mendapatkan pekerjaan.
Saya, sebagai orang asing, ingin memberi tahu teman dan keluarga saya betapa hebatnya tempat ini untuk bermain sepak bola. Betapa hebatnya negara untuk ditinggali. Jelas saya tidak bisa saat ini, adalah reputasi yang Anda inginkan? Tapi saya mencintai negara ini, saya mencintai orang-orangnya dan saya sangat suka melakukan apa yang telah saya lakukan hampir sepanjang hidup saya, yaitu bermain sepak bola.''

''Itulah mengapa saya mencurahkan isi hati saya sekarang, karena saya peduli dengan negara ini dan saya rindu melakukan apa yang paling saya sukai. Tapi sekarang, plikada atau tidak ada plikada, atau apapun alasannya, Anda telah menghentikan saya dan banyak orang lain dari melakukan pekerjaan mereka terlalu lama sehingga saya hanya duduk dan diam.''

''Sementara negara lain telah menyelesaikan liga mereka dan memulai yang baru, dengan kondisi COVID-19 yang lebih buruk daripada di sini, kita di Indonesia memiliki status yang sama?,'' pungkas pemain asal Iran tersebut.

Kritikan Brwa Nouri tersebut langsung memancing komentar warganet dan beberapa adalah rekan sesama pesepak bola. Banyak di antara mereka yang punya isi hari serupa.

''Sangat benar sekali,'' ujar Leonard Tupamahu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait