Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bisa Perpanjang Usia, Pasien Serangan Jantung Jangan Takut Berhubungan Seks

Vania Rossa Selasa, 29 September 2020 | 20:05 WIB

Bisa Perpanjang Usia, Pasien Serangan Jantung Jangan Takut Berhubungan Seks
Ilustrasi berhubungan seks. (Shutterstock)

Pasca serangan jantung, Anda tidak perlu khawatir untuk melanjutkan aktivitas seksual. Jika dilakukan dengan sehat, justru bisa memperpanjang usia, lho.

SuaraBali.id - Selama ini, banyak kasus di mana orang meninggal dunia saat sedang melakukan hubungan seks gara-gara mengalami serangan jantung. Hal ini pun kemudian membuat banyak orang berhenti berhubungan seks setelah serangan jantung, karena khawatir hal itu dapat memicu serangan jantung berikutnya. Padahal, hasil penelitian terbaru yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology mengatakan sebaliknya. Disebutkan bahwa seks yang baik pasca serangan jantung justru berguna untuk meningkatkan kelangsungan hidup.

Para peneliti mengikuti 495 pasangan selama sekitar 20 tahun dan menemukan bahwa mereka yang mempertahankan atau meningkatkan frekuensi aktivitas seksual mereka dalam enam bulan pertama setelah serangan jantung memiliki risiko kematian 35% lebih rendah daripada mereka yang berhenti berhubungan seks atau mengurangi frekuensi seks.

"Seksualitas dan aktivitas seksual adalah penanda kesejahteraan," kata penulis studi Profesor Yariv Gerber dari Universitas Tel Aviv di Israel, seperti dilansir dari CNN.

"Melanjutkan aktivitas seksual segera setelah serangan jantung mungkin merupakan bagian dari persepsi diri seseorang sebagai orang yang sehat, berfungsi, muda, dan energik. Hal ini dapat mengarah pada gaya hidup yang lebih sehat secara umum," kata peneliti lagi.

Sementara aktivitas fisik yang tiba-tiba, seperti berhubungan seks, dapat memicu serangan jantung, namun risiko jangka panjang masalah jantung berkurang dengan aktivitas fisik yang teratur, kata para peneliti.

Sementara episode aktivitas seksual yang sembunyi-sembunyi telah terbukti memicu masalah jantung dalam beberapa kasus, orang yang berolahraga secara teratur berisiko lebih rendah.

Sebanyak 495 pasien berusia 65 tahun ke bawah dan dirawat di rumah sakit karena serangan jantung pertama mereka pada tahun 1993. Usia rata-rata mereka adalah 53 dan 90% di antaranya adalah laki-laki.

Peneliti menemukan bahwa setelah 22 tahun, 211 pasien, atau 43% dari total partisipan, telah meninggal. Mereka kemudian menyesuaikan faktor-faktor seperti obesitas, aktivitas fisik, dan status sosial ekonomi untuk menentukan perbedaan risiko kematian antara kedua kelompok.

Gerber mengatakan bahwa orang yang dapat menaiki tangga atau jogging atau berjalan satu mil tanpa kesulitan, aman untuk berhubungan seks lagi.

Pasien juga harus melanjutkan aktivitas seksual 'secepat mungkin', dan sebaiknya dalam beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait