Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Maju Jadi Calon Ketua Umum IMI, Bamsoet Berkoordinasi di Bali

RR Ukirsari Manggalani Senin, 23 November 2020 | 07:00 WIB

Maju Jadi Calon Ketua Umum IMI, Bamsoet Berkoordinasi di Bali
Bambang Soesatyo atau diakrabi sebagai Bamsoet dukung National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) [NMAA].

Ketua MPR Ri Bambang Soesatyo atau Bamsoet siap maju pencalonan menjadi Ketua Umum IMI.

SuaraBali.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau  Bamsoet melakukan koordinasi dengan pemilik suara Pengurus Provinsi atau Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Bali, Sabtu (21/11/2020). Ia menyatakan  telah mendapatkan dukungan 25 suara untuk maju sebagai calon Ketua Umum IMI periode 2020-2024.

Dikutip Suara.com, jaringan SuaraBali.id, dari kantor berita Antara, nama Bambang Soesatyo sebagai calon Ketua Umum IMI muncul di urutan ketiga setelah nama Sadikin Aksa, petahana Ketua Umum IMI, dan HM. Putranto.

Di bidang otomotif Nasional,  Bambang Soesatyo menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina IMI periode 2016-2020 dan Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia.

"Dukungan IMI Provinsi merupakan amanah besar yang harus saya emban dan jaga. Tujuannya tak lain untuk memajukan olah raga kendaraan bermotor Indonesia menjadi lebih mendunia, maupun memajukan mobilitas, pembinaan atlet atau pembalap, pariwisata, kegiatan sosial serta pelayanan dan pengembangan lainnya," jelas Bambang Soesatyo.

Ketua MPR dan  Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia, Bambang Soesatyo melakukan koordinasi dengan pemilik suara IMI di Bali, Sabtu (21/11/2020) [HO/tim media Bamsoet].
Ketua MPR dan Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia, Bambang Soesatyo melakukan koordinasi dengan pemilik suara IMI di Bali, Sabtu (21/11/2020) [HO/tim media Bamsoet].

Lebih lanjut diungkapkannya bahwa olah raga bermotor seperti balap mobil dan motor di Indonesia sudah cukup populer. Banyak bibit muda yang memiliki kemampuan hebat, jika diasah dan diasuh dengan baik oleh IMI kelak bisa membanggakan Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia.

"Indonesia memiliki Sirkuit Mandalika. Sirkuit Internasional Sentul pun tak kalah kualitasnya. Berbagai sarana dan prasarana itu harus didukung dengan kualitas atlet yang mumpuni. Di sinilah letak peran IMI untuk memberikan pembinaan secara berkelanjutan karena melahirkan seorang atlet bukanlah dalam hitungan tahun, bulan, apalagi hari. Melainkan proses berkelanjutan yang tak boleh berhenti," lanjutnya.

Di sisi lain, perkembangan Digital Motorsport sedang mewabah di berbagai negara dunia. Indonesia sudah mempunyai sarana dan prasarana dan merupakan milik Kementerian Pemuda dan Olahraga lewat LPDUK atau Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan.

"Digital Motor Sport juga bisa dimanfaatkan anak-anak penggemar otomotif yang masih berusia 7-15 tahun, untuk merasakan sensasi balapan layaknya di sirkuit. Sehingga mereka tak perlu takut kecelakaan. Dari situ sekaligus bisa menjaring potensi bibit unggul dari anak bangsa untuk terjun ke sirkuit," pungkas Bambang Soesatyo.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses Bamsoet untuk pemilihan Ketua Umum IMI, Junaidi Elvis menyatakan apresiasi atas dukungan dan keseriusan 25 IMI Provinsi yang mendukung Bambang Soesatyo untuk maju dalam persaingan Caketum IMI di   Musyawarah Nasional atau Munas IMI  di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2020.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait