Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kedok Polisi Gadungan Terbongkar, Tak Sangka Camer Anggota Brimob

Husna Rahmayunita | Chyntia Sami Bhayangkara Jum'at, 20 November 2020 | 09:52 WIB

Kedok Polisi Gadungan Terbongkar, Tak Sangka Camer Anggota Brimob
Ilustrasi polisi (Pixabay).

Ayah sang kekasih curiga dengan pangkat MH yakni Bripka.

SuaraBali.id - Nasib apes dialami seorang remaja berinisial MH. Niat gagah-gagahan sebagai polisi gadungan, kedoknya malah terbongkar.

Kedok remaja tersebut terungkap setelah dia datang ke rumah kekasihnya. Di sana, ia baru tahu kalau orangtua kekasihnya seorang anggota Brimob.

Walhasil, usahanya untuk mendapatkan simpati wanita idaman berakhir pilu.

Tak disangka, ternyata ayah sang kekasih merupakan seorang anggota Brimob.

MH yang masih berstatus pelajar kelas II SMA di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu mendatangi kediaman sang kekasih di Kecamatan Moncongloe, Maros pada Kamis (19/11/2020) siang.

"Dari hasil interogasi, yang bersangkutan datang menemui teman wanitanya atau pacarnya lah," kata Kapolsek Moncongloe, Ipda Rahmat Wijaya dikutip dari Batamnews.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (19/11/2020).

MH datang bersama temannya berinisial AS dengan mengenakan seragam anggota kepolisian.

Polisi gadungan ketahuan ayah kekasih anggota brimob (ist)
Polisi gadungan ketahuan ayah kekasih anggota brimob (ist)

Setibanya di kediaman sang kekasih, nyali MH mendadak ciut saat mengetahui ternyata ayah sang kekasih adalah seorang anggota Brimob.

Bukan kencan dengan sang pacar, MH justru diinterogasi ayah sang pacar yang kebetulan sedang tak bertugas sehingga berada di rumah.

Ayah sang kekasih curiga dengan pangkat MH yakni Bripka. Pasalnya, pangkat tersebut tak sesuai dengan usia yang MH sebutkan.

"Kebetulan orang tua dari perempuan adalah anggota Brimob, dilihat pangkat Bripka pasti curiga bapak ini. Polisi tahu pangkat bripka umur sekian," ungkap Rahmat.

Setelah diinterogasi oleh ayah si kekasih, MH akhirnya mengakui kedoknya yang menyamar sebagai seorang polisi gadungan.

MH beserta rekannya langsung digiring ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Diinterogasi dia ngaku, enggak bisa lepas lagi dia," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait