Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diburu Polisi, Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Terancam Pasal Berlapis

Husna Rahmayunita | Muhammad Yasir Kamis, 24 September 2020 | 11:01 WIB

Diburu Polisi, Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Terancam Pasal Berlapis
Ilustrasi pelecehan seksual (Suara.com/Ema Rohimah)

Polisi telah mengantongi identitas tersangka.

SuaraBali.id - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum medis petugas rapid test di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Buntut terhadap seorang penumpang perempuan memasuki babak baru.

Atas perbuatannya, kini tersangka Eko Firstson Y.S yang melarikan diri dijerat pasal berlapis.

Selain dijerat pasal penipuan, polisi juga menjerat tersangka dengan pasal pencabulan dan pemerasan.

"Dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 268 KUHP tentang pemerasan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta Kompol Alexander Yurikho kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Alex menjelaskan, bahwa penetapan status tersangka terhadap yang bersangkutan dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti cukup.

Beberapa barang bukti yang diamankan misalnya bukti transfer dari m-banking korban ke rekening tersangka dan kamera pengintai atau CCTV yang berada di lokasi kejadian.

"Alat bukti yang dikumpulkan pada proses penyidikan mengarah pada penetapan tersangka," katanya.

Diburu

Sejauh ini polisi masih berupaya menangkap tersangka Eko. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus sebelumnya mengatakan, pihaknya sempat mendatangi tempat kos tersangka. Namun, yang bersangkutan tidak berada di sana.

"Kita mengecek ke tempat kostnya sampai sekarang nggak ada. Mudah-mudahan secepatnya (ditangkap), sekarang tim sudah bergerak untuk melakukan penangkapan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait